Gurihnya Bisnis Cukur Rambut (Barbershop)
Bisnis cukur rambut atau potong rambut atau biasa di sebut barbershop, yang dulunya banyak di geluti wanita dan orang-orang tua dan biasa di temui di bawah pohon atau di pinggir jalan, kini berangsur-angsur mulai merambah ke dalam ruangan yang full AC dan bahkan mulai banyak di lirik banyak orang, bagaimana tidak? bisnis yang awalnya hanya di pandang sebelah mata ini, ternyata tidak disangka sangat bisa maju pesat.
Contohnya di yogyakarta ada sebuah barber shop yang namanya cukup unik Max semacam tempat cukur, yang di dirikan oleh owner nya yang bernama max, yang mana dulunya beliau adalah seorang supir / driver dimana beliau bercerita gaji atau penghasilannya sebagai supir kala itu 500 ribu rupiah perbulan dengan jam kerja dari jam 7 pagi - jam 5 sore, disela - sela bekerja sebagai driver itu beliau mencari penghasilan tambahan sebagai tukang cukur, dari jam 7 petang - jam 11 malam dengan penghasilan 100-150ribu, dari situ beliau berpikir dan melihat peluang, profesi sebagai tukang cukur ternyata menjajikan, dan beliaupun ingin membuka usaha yang mana usaha tersebut bisa membuka peluang kerja untuk banyak orang.
Dan Akhirnya beliaupun memutuskan untuk fokus kepada barbershop nya, dan sekarang apa yang telah beliau rintis telah membuahkan hasil berkat kerja keras nya dari tahun 2008 hingga sekarang, beliau telah memiliki 10 cabang barbershop di beberapa kota, dengan pegawai 30 orang.
Beda lagi dengan barbershop yang ada di bilangan Jakarta Barat, di tepi jalan komplek Taman Surya, ada sebuah kios barber shop yang menarik yang bernama Lanang Barbershop VIP. Saat masuk ke dalam ruangan yang ber AC tersebut, anda akan di sambut ramah oleh beberapa pria, yang langsung mempersilakan duduk di salah satu kursi dari 4 kursi yang berbalut kulit yang berdiri sejajar dengan rapinya, ruangan tersebut bila di lihat tidak seperti tempat cukur rambut atau barber shop pada umumnya, lebih modern, rapi dan bersih.
Kios ini berdiri dari tahun 2007 yang didirikan oleh Jakub Nurtjahjono, setelah beberapa tahun merintis usahanya, kini beliau mempunyai lebih dari 100 kios Lanang Barbershop yang tersebar di Jabodetabek. Lalu apa yang berbeda di Lanang Barber shop? Jakub mengatakan ada 3 hal yang menjadi pilar utama pada barber shop nya, yakni bersih, modern, dan vacum cleaner.
Kok vacum cleaner ? ya, di saat selesai sesi pencukuran para pemangkas rambut di Lanang barber shop akan menempelkan vacum cleaner pada leher dan kepala pengunjung yang beguna untuk menghilangkan sisa-sisa rambut yang menempel. “Ini adalah keunikan kami. Dengan demikian ada image yang menempel di benak para pelanggan,” kata Jakub.
Untuk itu, jika kalian kepingin atau berminat untuk belajar ataupun terjun ke bisnis ini, kalian bisa menghubuni Max di jogjakarta, yang mana beliau membuka pengajaran langsung di tempat beliau dan akan langsung di salurkan bekerja sebagai tenaga cukur rambut di tempat beliau, karena beliau itu ingin membuka cabang di seluruh indonesia, jadi kalau kalian ingin membuka barber shop bisa juga franchise dengan beliau, dengan langsung menghubungi beliau di langsung di MAX 087834133309, untuk biaya silakan tanyakan langsung pada beliau.
Atau untuk yang ingin franchise atau bekerjasama waralaba dengan Lanang Barbershop, Jakub menyediakan 2 pilihan, “Lanang Reguler kami tawarkan investasi 75 juta di luar sewa tempat. Ada juga yang kedua, Lanang VIP, yaitu investasinya sekitar 95 juta. Yang membedakan adalah masalah pricing. Lanang dan Lanang VIP ini untuk family barbershop. Jadi market kami dari anak kecil sampai kakek-kakek.”
Mudah-mudahan artikel berikut bermanfaat.




Comments
Post a Comment